Friday, January 28, 2011

Ketika Hidup Menjadi Lebih Hidup

Ketika Hidup Menjadi Lebih Hidup

Bismillah, mungkin judul di atas yang paling tepat untuk mengungkapkan apa yang terjadi di diri ini. Di saat segala sesuatu yang kujalani penuh dengan keterbatasan atau lebih tepatnya mendekati keputus-asaan, Alloh ternyata punya skenario untuk merubah keadaan ini menjadi jauh lebih baik untuk aku dan istriku. 
Anugrah ini Alloh berikan melalui jalan rejeki istriku. Dulu, butuh pertimbangan yang teramat sangat panjang untuk menentukan apakah istriku harus ikut ke kantor baru nya di Bintaro atau memutuskan berhenti dan mencoba menjadi PNS. Semua syarat untuk mengurus PNS sudah terpenuhi, sampai test pertama pun hampir dijalani. Tetapi, itulah Alloh yang paling tau cara membolak-balikkan hati siapapun. Test PNS hari itu ternyata berbarengan dengan jadwal pindahan kantor lama ke kantor baru istri di Sektor 9. Walhasil, test PNS hari pertama itu ditinggalkan dan memilih ikut pindahan ke kantor baru di Bintaro.
Singkat cerita, surat pengunduran diri istri sudah dibuat dan sudah diserahkan ke atasannya. Lagi-lagi Alloh secara tidak langsung menunjukan jalan untuk istriku. Atasannya ternyata menawarkan kembali untuk tetap bekerja sebagaimana mestinya. Dicoba 1-2 bulan dulu, kalau memang dirasa tidak cocok, silahkan kalau memang mau keluar, tidak apa-apa. Kurang lebih itulah jawaban atasannya. 
Saat istriku menyanggupi tawaran ini, pikiranku sederhana, harus segera mencari kontrakan di Bintaro untuk tempat tinggal kami berdua selama istri kerja di Bintaro nanti. Dan benar saja, ternyata istri betah untuk melanjutkan kerja di sana. 
Minggu lalu, istriku baru saja mendapatkan award sebagai salah satu bentuk penghargaan terhadap kinerja para karyawan. Atas dasar kejujurannya memegang amanah sebagai cashier, ternyata membuahkan hasil dengan terpilihnya istri menjadi salah satu karyawan yang mendapatkan penghargaan. 
Alloh ternyata belum selesai memberikan kejutan untuk istriku, di saat yang sama, penilaian kerja selama satu tahun ternyata membuahkan hasil pula terhadap pendapatannya. Di saat aku sebagai seorang suami yang tidak kunjung mengalami perubahan berarti dalam pekerjaan, di sisi lain Alloh memberikan rejeki dalam bentuk lain, yaitu dengan istriku. Di saat kami berdua menanti pengharapan dengan segera diberikannya keturunan (anak), Alloh mungkin membelokkan pengharapan kami ke bentuk lain yang tidak pernah bisa diduga sebelumnya.
Inilah yang mungkin aku sebut dengan kekuasaan Alloh. Di mata-Nya, tidak ada yang tidak mungkin untuk memberi jalan rejeki. Tidak dengan tanganku, tetapi dengan perantaraan istriku. Subhanalloh.
Semoga kami berdua selalu tetap menjadi Ahli Syukur atas Nikmat-Mu Ya Alloh. 


Bahar & Dana.


No comments:

About Me

Satu di antara makhluk-Nya yang ingin menjalani hidup dengan "kemandirian"