Monday, April 20, 2009

Here it is

Here It Is

Karena kesibukan sampai blog ini tidak terurus dan tidak pernah
diupdate. Ada banyak hal yang aku rasakan di awal tahun 2009 ini.
Alhamdulillah kini aku telah keluar dari predikat Jomblo. Saat ini
istriku tercinta, Perdanawaty atau biasa ku sapa dengan panggilan
'ade' ini merupakan karunia dari Allah untukku. Kenapa? Dua tiga tahun
ke belakang, aku seperti orang yang boleh dibilang 'kebakaran jenggot'
kejar sana-sini, cari sana-sini untuk mencari pasangan hidup. Semakin
dicari, ternyata semakin susah didapat.
Hari demi hari, bulan berganti bulan, sampai bilangan tahun pun
berganti, aku masih belum menemukan 'pendamping hidup' yang terbaik
menurut sudut pandang aku dan keluargaku di saat itu. Sampai akhirnya
aku merasa cukup lelah, aku merenung, berdoa dan pasrah sama Allah.
"Robb, aku bukan tidak berusaha untuk mencari pasangan hidupku, tetapi
sampai saat ini aku meminta kepadamu, untuk memilihkan seseorang yang
terbaik menurut-Mu belum juga menunjukan tanda-tanda. Aku
sangat-sangat yakin dengan kuasa-Mu ya Allah" Doa itu selalu aku pinta
di penghujung sholatku.
Akhirnya untuk kesekian kalinya aku mengagumi skenario Allah ini.
Suatu saat setelah aku selesai sholat di kantor, kebetulan aku jadi
Imam dan ada beberapa orang jadi makmum. Selesai berdo'a, aku
dikejutkan dengan pertanyaan salah satu makmum perempuan, Lina atau
tepatnya Carlina Agitha. Di kantor, aku memanggilnya "Dek". Singkat
cerita, di Mushola kantor lah Lina ingin memperkenalkan saudaranya.
Dengan waktu perkenalan dan masa penjajakan kurang dari satu tahun, ku
beranikan diri untuk melangkah ke arah pernikahan. Di tanggal 14
Desember 2009, satu momentum besar kujalankan, Menikah. Sampai aku
menulis blog ini sudah 124 hari atau 4 bulan 4 hari tepatnya aku
menjalani hidup sebagai seorang kepala keluarga. Sayang, doakan aa
agar bisa menjadi imam yang baik yah. Semoga Allah selalu menjaga kita
berdua. Mendengar omongan orang mungkin tidak pernah ada ujungnya.
Dulu waktu masih jomblo, orang dikantor selalu menyindir "mana cewek
lu har? Sama siapa sekarang". Dan sekarang disaat aku sudah menikah,
pertanyaan berikutnya yang sering terlontar dari teman-teman
disekelilingku "udah hamil belum istri lo? Istri udah isi har? Udah
berapa bulan har?" terkadang omongan orang ini masuk juga ke pikiran.
Memang sampai saat ini istriku belum hamil juga, ada memang keinginan
untuk bisa punya anak secepatnya biar di rumah tidak kesepian, tapi
siapa juga yang bisa melawan kuasa Allah. Aku pribadi berpendapat
mungkin istriku terlalu cape karena jarak tempuh Depok – Kantor sekali
jalan kurang lebih 36 km, dan naik motor pula. Saat ini, berbagai
usaha aku coba agar istriku tidak terlalu cape. Untuk berangkat kerja,
aku antar istriku sampai ke stasiun, pulang kerja baru barengan naik
motor. Tapi sekali lagi, aku dan istri hanya bisa usaha dan ikhtiar,
Kalau Allah memang belum mengijinkan istriku hamil, dengan cara apapun
tidak akan ada yang bisa melawannya. Saat ini aku dan istriku tercinta
hanya bisa berdo'a sambil tetap berusaha untuk bisa punya momongan
secepatnya, masalah hasil 100% aku serahkan kepada yang Maha Gagah,
Allah SWT.
Sisi lain, tidak terasa adikku Bahrul Maulana RS dia sudah kelas V SD,
rasa-rasanya baru kemarin dia masih kelas 3, tidak terasa waktu begitu
cepat berlalu. Adikku yang lain Yayah Andriyani, saat ini kelas 2 SMA,
yang artinya tahun depan dia sudah harus mempersiapkan waktu dan
tenaganya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Aku berharap
dia jadi Dokter, setidaknya di antara adik-adikku yang lain ada lah
yang bisa mengerti tubuh ini dan penyakitnya. Aku ga muluk muluk
berharap penuh agar Yayah bisa jadi Dokter. Kalau aku banyak berharap
nantinya kejadian seperti taun lalu dimana adik-adikku tidak ada satu
pun yang bisa membuktikan mimpi dan cita-citanya (melenceng jauh dari
apa yang aku harapkan dan impikan) bisa terulang lagi. Makanya untuk
kali ini, biar Allah lah yang punya Hak Proregatif mau dibawa kemana
adik-adikku ini. Aku hanya sebatas menunjukkan jalan dan jadi
penyemangat untuk meraih cita-citanya.
Adikku yang lain pun, Umi Kulsum RS, saat ini dia menjalani
perkuliahan di Keperawatan Unjani. Cita-cita ini boleh jadi 1800
melenceng jauh dari apa yang adikku harapkan, syukur saat ini dia
termotivasi dari beberapa dosennya untuk bisa 'fight' dengan
perkuliahannya. Ada satu cita-cita luhur yang di inginkannya, yah
semoga saja Allah membimbing langkah dan kemantapan hatinya, Amiiin.
Ada kejadian yang lumayan membuat aku jadi kepikiran setelah aku
membaca sms dari kakak. Semenjak si Nai (panggilan untuk Umi) ini
pulang bareng dari Bandung setelah liat lahiran istri kakak, sampai
blog ini dibuat dia belum bersilaturahmi lagi ke rumah kakak, dia
lebih merasa nyaman tinggal di kosan ketimbang main ke rumah kakak.
Padahal dengan sering main ke rumah kakak, minimal ada banyak ilmu
yang bisa dimanfaatkan atau pun bisa jadi bekal perkuliahan dia. Hmm,
sampai hari ini pun aku ingin tau jawabannya, tapi adikku ini belum
bersedia memberikan keterangan sepatah kata pun kenapa sampai terjadi
hal itu.


--
http://bahartea.blogspot.com

No comments:

About Me

Satu di antara makhluk-Nya yang ingin menjalani hidup dengan "kemandirian"