Thursday, May 8, 2014

Terima Kasih Pa Adi.......

Pak Adi Pramono, bergabung dengan TMI tanggal 7 Agustus 2002. Beliau memang saya minta kepada Department Head saat itu untuk mensupervisi saya dalam pekerjaan karena saya akui, saya masih sangat belia dengan lingkungan pekerjaan terlebih dengan kondisi di TMI saat itu. Programmer yang ada hanya 3 orang, Pak Iwan, A Yuyud, Rika. Sementara di bagian jaringan, hanya ada saya sendiri. Untuk itulah, saya meminta tambahan 1 orang sekaligus menjadi atasan saya. 
Setelah bergabung, Pa Adi memang terkenal unik. Tertutup dan sangat jarang berkomunikasi dengan orang lain. Beliau tidak pernah membuka obrolan dengan orang lain kalau tidak ditanya terlebih dahulu. Tidak ada yang perlu diragukan dari sisi Technical, beliau sangat mumpuni dan experience di bidangnya. Apapun yang dikerjakan, tidak ada kata tidak selesai dan tidak solve. Saya pun berusaha mengikuti ritme beliau, tetapi saya menyadari sepenuhnya bahwa jam terbang memang membedakan kualitas orang. Dalam beberapa hal, saya selalu menanyakan jika ada hal yang saya tidak tau atau sekedar meminta konfirmasi nya apakah langkah yang sudah saya ambil sudah benar atau belum.
Sifat tertutup itulah yang membuat saya terkadang kebingungan jika ingin bertanya sesuatu yang teknis dan beliau selalu menjawab singkat seolah-olah kita dianggap sudah mengerti. Berangkat dari kondisi inilah, saya berusaha sebisa mungkin dalam mengerjakan apapun tidak meminta bantuan beliau, karena saya tau beliau fokus mengerjakan area server, saya tidak ingin mengganggu gugat dan menyentuhnya karena saya tau apa yang akan saya dapatkan seandainya saya masuk ke areanya beliau. Dan memang terbukti, apapun setting yang beliau kerjakan, saya sedikitpun tidak pernah di share. Kondisi ini semakin menambah kebingungan saya karena saya berada dalam satu section dan di bawah koordinasi beliau. Untuk itu, setiap tahun saat musim pengisian Target Achievement (TA), saya pusing setengah mati. Ingin meng-create sesuatu di server area, tapi semuanya dalam genggaman beliau. Akhirnya, saya mencoba meng-create sesuatu yang lain yang tidak related dengan server area. Mulailah perlahan-lahan saya handle network di kantor cabang. Setiap ada kantor cabang baru yang disetup, saya biasakan terjun langsung dari mulai server installation, setup network segmen, ip address, pc untuk client dan lain sebagainya. Sedikit memang, tapi membuahkan hasil buat saya. Daripada fokus di area server yang saya sendiri secara tidak langsung tidak diberikan sharingnya, lebih baik saya meng-create sesuatu yang lain yang bisa berguna juga untuk TMI.
Tahun demi tahun berjalan, komunikasi dengan beliau tetap sama, pasif dan miskin sharing. Saya pun tidak ambil pusing, pada akhirnya selalu mencoba untuk meng-create sesuatu diluar server area. Sebutlah penghematan pulsa dengan VoIP, ISDN TV Conference, menggantikan server Blackberry Enterprise dengan BES Express yang free license, mengupgrade jaringan internet dan MPLS menjadi dua kali lipat, dan beberapa yang lain.
Walhasil, ujian buat saya bertambah saat saya dipromosikan menjadi level yang sama dengan beliau. Komunikasi semakin bertambah sulit, tidak jarang apa yang saya tanyakan selalu akan kembali dengan jawaban "ga tau aku", "cari tau aja sendiri". Jawaban-jawaban ini semakin menambah beban mental buat saya. Saya tidak pernah membayangkan kalau posisi saya bisa menjadi sama seperti beliau, sama sekali tidak pernah terpikirkan. Saya bekerja Lillaahi Ta'ala. Apa yang saya kerjakan, saya kerjakan sebisa mungkin dan selalu niat saya adalah ibadah. Masalah hasil, saya selalu kembalikan kepada yang membuat diri saya ini, Alloh SWT. 

Tanggal 7 Mei 2014, beliau resign, tidak ada yang tau kemana beliau pindah atau berwirausaha

Terima kasih Pa Adi, sudah menjadi guru buat saya, apapun yang saya dapatkan dari Pa Adi, benar-benar ilmu yang bermanfaat untuk saya. 

No comments:

About Me

Satu di antara makhluk-Nya yang ingin menjalani hidup dengan "kemandirian"