Tuesday, January 5, 2010

Untuk Adik-adikku

Awal tahun 2010. Waktu yang cukup singkat untuk perjalanan adik-adikku dalam menempuh pendidikan di sekolahnya. Untukku, jauh lebih singkat rasanya. Karena aku harus dihadapkan lagi dengan segelintir masalah yang harus dihadapi. Uniknya, di tahun ini aku harus meng-handle 3 orang adikku sekaligus. Adikku yang paling kecil, Bahrul Maulana RS. Aku biasa menyebutnya "Aung". Tak terasa adik bontot ini sudah di penghujung kelas 6 SD, artinya sebentar lagi dia akan masuk SMP. Aku tidak ingin terlalu berharap banyak, kemanapun adikku akan melanjutkan sekolah, tidak masalah. Walaupun di hati kecil ini masih saja menyimpan rasa penasaran 'sekali-kali ada dong salah satu adikku ini masuk sekolah negeri favorit di wilayah Cikarang. Masa saudara sendiri bisa masuk SMP favorit, adik sendiri ngga bisa'. Well, yang bisa buktiin ini bukan siapa-siapa, tapi adikku sepenuhnya. Semoga saja di tahun ini adikku bisa menunjukkan 'Taring yang sebenarnya', bukan cuma 'taring yang dipakai untuk membentak kakak-kakaknya di rumah'. Aa tunggu Aung untuk membuktikan kesungguhan Aung sekolah. OK ? Sengaja aa tulis semua curahan, perasaan dan rasa ini ke blog aa, supaya kelak dikemudian hari 'Aung' berhasil atau gagal. Aa sudah memberikan warning di awal. Tidak ada maksud apapun selain ingin memberikan semangat kepada adik-adik aa. Diakui, aa memang sudah tidak bisa mengontrol 100% kegiatan belajar Aung di rumah, tapi itu tidak berarti Aung boleh berbuat seenaknya, belajar semaunya, main sepuasnya. Ingat, ini adalah penghujung waktu Aung sekolah di SD. Setelah ini Aung akan menjalani keseharian sekolah yang 180 derajat berbeda dengan SD.

Di atas adik bontot ini, ada Yayah Andriyani, Aku biasa memanggilnya dengan 'Dede', terkadang aku plesetkan 'Dedot'. Jujur, aku cukup dibuat pusing dengan posisi adikku ini. Saat ini adikku ini sudah kelas 3 SMA, dalam hitungan bulan dia akan menentukan nasib hidupnya. Aku sudah berjanji untuk memenuhi cita-citanya. Aku mungkin belum cukup berani untuk menuliskan Jurusan apa yang akan dia geluti di blog ini. Tapi andaikan memang adikku ini bisa masuk ke jurusan yang dia mau, dimanapun itu, wajib hukumnya aku harus menepati janji itu. Permasalahannya, seberapa siapkah adikku Yayah ini, secerdik apa dia dalam menganalisa soal-soal ujian. Well, lagi-lagi jawabannya hanya ada di diri adikku ini. Terbukti atau tidak biar waktu yang akan menentukan. Yang jelas aa akan berusaha semaksimal mungkin untuk membekali Yayah dengan amunisi yang diperlukan. Melihat fenomena buku Laskar Pelangi yang begitu menginspirasi banyak orang untuk berubah, Aa berharap buku itu bisa menjadi titik balik untuk kehidupan Dede, Wallahu Alam.

Setelah Yayah, ada Umi Kulsum, biasa dipanggil 'Nai''. Pesanku tidak banyak untuk adik yang satu ini karena sedikit banyak sudah bisa mempolakan hidupnya dan mengkristalkan cita-citanya. Kristal cita-cita ini harus diperlihatkan dalam bentuk nyata, karena jika tidak kristal ini akan kembali menjadi batu biasa yang tidak ada harganya. Aku sangat yakin kalo Nai bisa menangkap maksud aa ini. Bukan begitu Nai? Silahkan berimajinasi, silahkan bermimpi. Biarkan orang lain menganggap gila, ga mungkin atau apapun itu. Jadikan cercaan, celaan, kritikan itu jadi pemantik cita-cita yang bisa mengobarkan api kenyataan.

Adikku yang lain yang tidak luput dari tanggung jawabku adalah Bambang Suprayogi, biasa aku panggil dengan 'Bangkong'. Saat ini dia sudah semester akhir. Waktu juga lah yang akan menentukan dia akan seperti apa di masa yang akan datang nanti. Tidak banyak nasihat untuk adikku yang satu ini, karena aku sudah lihat kemandirian dalam hidupnya, dan aku juga sudah cermati proses berpikirnya. "Hiduplah dengan hidupmu, cita-citamu nanti, Itu berawal dari mimpi saat ini"

Sengaja di bawah ini aku lampirkan hasil pencarian identitas sekolah Yayah Andriyani, hati ini miris saat dia tidak berhasil masuk ke SMA 1 Cikarang Utara, karena batas minimal yang dibutuhkan untuk masuk ke sekolah itu adalah 5.54, sementara adikku nilainya 5.45. Masih ada harapan, masih ada waktu, masa ada semangat untuk bisa berubah dan memperbaiki keadaan. Manfaatkan sebaik-baiknya.


Yang menunggu kesuksesan adik-adiknya.


Bahar. RS



Rekap Data

Data yang disajikan di situs ini bersifat Online dan Real Time.
Setiap saat akan ada perubahan data seiring dengan proses pemutakhiran data yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota/Kab se Indonesia secara online ke situs ini.
Total Siswa yang terdaftar pada 05/01/2010 pk.08:19:15.
40.055.510 orang
Propinsi Jawa Barat << Pilih Propinsi Lain
Kota Kab. Bekasi << Pilih Kota Lain
Jenjang SMA/MA << Pilih Jenjang Lain
Sekolah SMAN 1 CIKARANG PUSAT << Pilih Sekolah Lain
Siswa Yayah Andriyani Rs << Pilih Siswa Lain

Detil Data per Siswa

Nomor Induk 9923095507
Nama Lengkap Yayah Andriyani Rs
Jenis Kelamin P
Tingkat/Kelas 12






PEMERINTAH KABUPATEN BEKASI
DINAS PENDIDIKAN




DAFTAR SISWA BARU DITERIMA DI SMAN 1 CIKARANG UTARA
TAHUN PELAJARAN : 2007/2008




Kode-Rayon : 16

Kode-Sekolah : 08
Jumlah peserta : 778
Nama-Sekolah : SMAN 1 CIKARANG UTARA Jumlah diterima : 440




No Nama-Peserta Nilai Sekolah-Asal
1 MELATI FITRIANI PUSPA P 7.88 SMPN 1 CIKARANG UTARA
2 ANIS KASIH SUARTA 7.84 SMPN 2 CIKARANG UTARA
3 TIARA PRILIYANDA FITRIANI 7.66 SMPN 4 CIKARANG UTARA
4 PINTA LUSITA NASLIN 7.64 SMPN 4 BATAM
5 NURUL HANDAYANI 7.64 MTs HUSNUL KHOTIMAH KUNINGAN
6 RIA SITI CHAIRIAH 7.62 SMPN 2 CIKARANG UTARA
7 DEWITA AYU SEJATI 7.54 SMPN 2 CIKARANG UTARA
8 PRISTIAN DWI CAHYO 7.54 SMPN 4 CIKARANG UTARA
9 MONIKA TRESIA PASARIBU 7.49 SMPN 223 JAKARTA TIMUR
10 BAYU DIO IMAN NUGRAHA 7.45 SMPN 1 CIKARANG UTARA
11 HILMAN KASFIIL AZIS 7.39 SMPN 1 CIKARANG UTARA
12 RIMA AYU ADITIAS PUTRI 7.35 SMPN 4 CIKARANG UTARA
13 MUHAMAD RAUSYAN FIKRI 7.35 SMPN 1 CIKARANG UTARA
14 HAYATUN NAFSIAH 7.34 MTs AL ISHLAH
15 RIZKY FADILAH 7.30 SMPN 2 CIKARANG UTARA
16 SITI WAHYU CAHYANINGSIH 7.26 SMPN 1 CIKARANG UTARA
17 ERLYANTI SEPTIANI 7.26 SMPN 1 CIKARANG UTARA
18 DEVITA ULFASARI 7.24 SMPN 2 CIKARANG BARAT
19 MIFTAHUL JANNAH 7.22 SMPN 4 CIKARANG UTARA
20 MUHAMMAD RIZKY MUBAROK 7.20 SMPN 1 CIKARANG SELATAN
21 LORINSYA AYU REZTY PERTIWI 7.19 SMPN 4 CIKARANG UTARA
22 ITA MASITOH ARDI 7.17 SMP AL MUSLIM
23 HASBIYALLAH HASAN 7.15 SMPN 1 SUKATANI
24 DEA AZ ZAHRA 7.15 SMP DARUL HIKAM BANDUNG
25 EKA RATNASARI 7.15 SMPN 2 CIKARANG UTARA
26 AI MIFTAHUL JANNAH 7.14 SMPN 2 CIKARANG UTARA
27 SURYA THIONO WIJAYA 7.14 SMPN 1 CIKARANG UTARA
28 MUHAMMAD ROUUF FADHILLAH 7.13 SMPN 1 CIKARANG UTARA
29 RAHMAT KARIM 7.12 SMPN 3 CIKARANG UTARA
30 ANNISA NURUL UTAMI 7.11 SMPN 1 CIKARANG BARAT
31 LUTHFI ANSORI 7.11 MTs AL MUJAHIDIN
32 NOVIA YULIANI 7.11 SMPN 1 CIKARANG UTARA
33 MADA MAULANA 7.10 SMPN 73 JAKARTA SELATAN
34 ELIS BUNGA LESTARI 7.09 SMPN 1 SUKATANI
35 FIRRA SEPTYANTI 7.09 SMPN 2 CIKARANG UTARA
36 DWI AYU LESTARI 7.07 SMPN 1 CIBARUSAH
37 WIDYA PANGESTIKA 7.06 SMPN 2 CIKARANG UTARA
38 MUHAMMAD YOSI KRISTANTIO 7.03 SMPN 2 CIKARANG UTARA
39 SUTRISNA 7.01 SMPN 1 CIKARANG UTARA
40 NADHIKA SABRINA K 7.00 SMPN 4 CIKARANG UTARA
41 BUDI PURWANTI 6.99 SMPN 5 TEMANGGUNG
42 SHINTYANA WIDODO 6.98 SMPN 2 CIKARANG UTARA
43 KHARISMA FEBRIYANTI 6.97 SMPN 2 CIKARANG BARAT
44 NURHADI 6.97 SMPN 1 TAMBELANG
45 DEVIANA ROSADI 6.97 SMPN 1 CIKARANG UTARA
46 CALVIN MONAS 6.97 SMP DON BOSCO III
47 ANI NURAINI 6.97 SMPN 3 CIKARANG UTARA
48 TEZAR ADITYA RAHMAN 6.95 MTs AN NAJAH
49 SHINTA 6.95 SMPN 3 CIKARANG UTARA
50 YULIA ARDINI 6.95 SMPN 1 CIKARANG BARAT
51 MERCY MAJESTI JACOB 6.94 SMP TRINITAS LIPPO CIKARANG
52 LUCIANA GUSTAMAN 6.94 SMPN 2 CIKARANG BARAT
53 MUHAMMAD REZA SATRIA N 6.92 SMPN 1 CIKARANG BARAT
54 ANITA PUSPITA DEWI 6.92 SMPN 1 CIKARANG UTARA
55 TITA NURFAZAR 6.92 SMPN 3 CIKARANG UTARA
56 NURLAELA KURNIA RAHAYU 6.92 SMPN 1 CIKARANG UTARA
57 ARIF RAHMAN HAKIM 6.92 SMPN 1 CIKARANG UTARA
58 DESTIARA LISMANIAR PUTRI 6.91 SMPN 3 CIKARANG UTARA
59 EKA MILA SARI 6.90 SMPN 1 CIKARANG UTARA
60 SELVIA CORNELIA W 6.89 SMPN 1 CIKARANG UTARA
61 ILMAN ALIFA SYAHDA 6.89 SMPN 1 SUKATANI
62 FARID SATRIA WIBOWO 6.88 SMPN 1 CIKARANG UTARA
63 NI KOMANG AYU OKA PADMI 6.87 SMPN 1 CIKARANG UTARA
64 ARIF FACHRIAN 6.86 SMPN 2 CIKARANG UTARA
65 AJENG SETIYOWATI 6.86 SMPN 1 CIKARANG UTARA
66 WITRY RAHMAWATI 6.85 MTs AL ROSYADIYAH
67 ALIFA AZZAHRA 6.84 MTs NURUL HUDA
68 SYAHDAN SAYIDAH ULFAH 6.83 SMPN 1 CIKARANG UTARA
69 KUSUMANING WIN GALUH PAKUAN 6.80 SMPN 1 CIKARANG UTARA
70 SANDI JUNIAS RAHAYU 6.80 SMPN 1 CIBARUSAH
71 SELPIA SANTI INKAFERI 6.80 SMPN 1 CIKARANG UTARA
72 MELINA 6.78 SMPN 1 CIKARANG UTARA
73 FITRI NURUL BADRIYAH 6.76 MTs SUNAN PANDANARAN
74 NOER HIKMAWATI 6.75 SMP ISLAM AL AZHAR 16
75 DEDEN HAERULLAH 6.75 SMPN 2 CIKARANG UTARA
76 WIDAYANI 6.74 SMPN 4 CIKARANG UTARA
77 YENI YENLIANAH 6.74 SMPN 1 CIKARANG UTARA
78 IMAM TURMUDZI 6.74 SMPN 3 CIKARANG UTARA
79 FIKRI FARIS 6.73 SMP ISLAM YASPIA
80 ALFIAN MOHAMMAD 6.73 SMPN 1 CIKARANG UTARA
81 RETNO OKTAVIANI 6.72 SMPN 3 CIKARANG UTARA
82 DEWI NOVITA SARI 6.70 SMPN 4 CIKARANG UTARA
83 AHMAD RESTU FAUZI 6.68 SMPN 1 SUKATANI
84 ACHMAD FAUZI WIDJONARKO 6.67 SMPN 1 CIKARANG UTARA
85 TAUFIK NUR SHIDIQ 6.67 SMPN 2 CIKARANG UTARA
86 NURYANI 6.65 SMPN 3 CIKARANG UTARA
87 NURJANAH DARAJAT 6.65 SMPN 1 CIKARANG UTARA
88 SARTIKA SURYADI 6.64 SMP SARIPUTRA
89 RIZKIIMUBAROK YUMNI 6.64 SMPN 1 SUKAWANGI
90 EGGY SATRIA NUGROHO 6.64 SMPN 1 SUKATANI
91 RIA NOVITASARI 6.64 SMPN 1 CIKARANG UTARA
92 ARI SUHENDRI 6.63 SMPN 3 CIKARANG UTARA
93 SAHRIL SIDIK 6.63 SMPN 1 CABANGBUNGIN
94 MARIAM RUANA 6.62 SMPN 1 CIKARANG UTARA
95 JOCELYN 6.62 SMP SARI PUTRA
96 ANDRI RUSDIANSYAH 6.61 SMPN 1 CIKARANG UTARA
97 JATNIKA PANANJUNG 6.61 SMPN 1 CILEUNYI
98 KRISTIANNKOMARA 6.61 SMPN 1 TAMBELANG
99 KRESNA ADHI PERMANA 6.60 SMPN 1 CIKARANG UTARA
100 PUTRI MARCHELA PRATIWI 6.60 SMPN 4 CIKARANG UTARA
101 ALDRIANA PUSPITASARI 6.60 MTs AL HAMIDIYAH DEPOK
102 ADHYSTA PRAHASWARI 6.59 SMPN 2 BEKASI
103 AHMAD FAUZAN 6.59 SMPN 1 CIKARANG UTARA
104 TIARA NOVIA 6.58 SMPN 1 CIKARANG UTARA
105 JUANDA VERAWATI 6.58 SMPN 1 CIKARANG BARAT
106 MOH RAHMAT SOLIHIN 6.58 SMPN 1 CIKARANG UTARA
107 LARASATI A S W 6.56 SMPN 1 CIKARANG UTARA
108 NANUR HAYATI 6.56 SMPN 1 PAKIS JAYA KARAWANG
109 HERMAWATI NATALIA 6.56 SMPN 4 CIKARANG UTARA
110 SITI QOTHRIN IZZAH 6.56 SMPN 1 CIKARANG UTARA
111 LEO TEGUHPR AKOSO 6.54 SMPN 1 CIKARANG UTARA
112 SYAFAATI 6.54 SMP AL MUSLIM
113 SITI ROHANI 6.53 MTs NEGERI SUKATANI
114 NUNGKI ROSITA 6.53 SMPN 3 CIKARANG UTARA
115 AYU KEMALA SARI 6.53 SMP MARKUS TANGERANG
116 RIZKY ZULIA ANISYA 6.53 SMPN 1 TAMBELANG
117 AQUILA NURUL AZIZAH 6.52 SMPN 4 CIKARANG UTARA
118 HILDA DWI RACHMA 6.52 SMPN 1 CIKARANG UTARA
119 HUSNA RINI MAJID 6.52 SMPN 1 CIKARANG UTARA
120 DESY NUR ISLAMI 6.51 SMP DEWANTARA SURABAYA
121 AAT ROHATI 6.50 MTs AL HUSNA
122 FERRY MAULANA PRATEJA 6.49 SMPN 1 CIKARANG UTARA
123 KARTIKA SARI SUHARTO 6.49 SMP ISLAM AL AZHAR 16
124 HERU SUSANTO 6.48 SMPN 1 CIKARANG UTARA
125 IIS ISTIANAH 6.48 SMPN 1 CIKARANG BARAT
126 TEGUH NUR ARIFIN 6.48 SMPN 1 CIKARANG UTARA
127 ANI SURYANI 6.47 SMPN 1 CIKARANG TIMUR
128 YOGA SUSANTO 6.47 SMPN 1 TAMBUN SELATAN
129 GERI SETYO ANDRIAN 6.47 SMPN 2 CIKARANG BARAT
130 JEMI SYAPUTRA 6.46 MTs AL BAQIYATUSSHOLIHAT
131 ARI SURYA P 6.46 SMPN 4 CIKARANG UTARA
132 SISKA HIDAYATI 6.45 SMPN 1 CIKARANG TIMUR
133 MUHAMMAD RIDWAN 6.45 SMPN 1 CIKARANG UTARA
134 DHEA SUNAR PRAYOGA 6.45 SMPN 3 CIKARANG UTARA
135 EKO UJIANTO 6.44 SMPN 1 CIKARANG UTARA
136 ANGGI ISTIQOMAH 6.44 SMPN 3 CIKARANG UTARA
137 FEBRIANTI 6.43 SMPN 4 CIKARANG UTARA
138 SITI HAMIDAH NURAINI 6.43 SMPN 1 CIKARANG UTARA
139 IRA NOVA AMELIA 6.43 SMP MEKARSARI 01 TAMSEL
140 BACHTIAR MAULANA 6.43 SMPN 1 CIKARANG BARAT
141 ARI ANDI AURKHOLIS 6.43 MTs AL MUJAHIDIN
142 FITRIA RAHMADANI 6.43 SMPN 1 CIKARANG UTARA
143 RATNA 6.42 SMPN 1 CIKARANG UTARA
144 ARYANAH NUR ISTIQOMAH 6.41 SMPN 1 CIKARANG UTARA
145 EGA SILVIA KAMESWARI 6.41 SMPN 1 CIKARANG BARAT
146 NODI PRANATA KAMAL 6.40 MTs AL MUJAHIDIN
147 BAGUS BIANTARA 6.40 SMPN 1 CIKARANG UTARA
148 RENNY LIA RIYANTIKA 6.39 SMPN 2 CIKARANG BARAT
149 TENNIA GLORIA 6.38 SMP SARIPUTRA
150 WIDIASTUTI WINASWARA 6.38 SMPN 1 TAMBUN SELATAN
151 TARI WIDIASTUTI 6.36 SMPN 1 CIKARANG UTARA
152 ALIEFIAHAFIDJA BANI 6.36 SMPN 3 CIKARANG UTARA
153 DHEA SELLA AYUNINGTYAS 6.36 SMPN 4 CIKARANG UTARA
154 ERLY YANA MUSTICHA WATI 6.34 SMPN 1 CIKARANG UTARA
155 TRI HANDINI 6.34 SMPN 1 SUKATANI
156 DENA APRILIAWAN MAWARDI 6.33 SMPN 1 KEDUNGWARINGIN
157 ELSYA AULIA AFNI 6.32 SMPN 1 CIKARANG UTARA
158 DEBBY FRIESCA EKA P 6.32 SMPN 1 CIKARANG UTARA
159 NURIKA RAMADHANI 6.32 SMPN 1 CIKARANG UTARA
160 RISA LATUL FADLILAH 6.31 SMPN 1 CIBITUNG
161 NOPRI YUANA 6.31 SMPN 4 CIKARANG UTARA
162 SYAFINA IKATAMA PUTRI 6.31 SMPN 1 CIKARANG BARAT
163 IMAM SUHADA H 6.30 SMPN 3 CIKARANG UTARA
164 NURHADI SANTOSO 6.30 SMPN 5 CIKARANG UTARA
165 NADIA ULFA JABBAR ROBBANI 6.30 SMPN 9 BEKASI
166 RADEN RORO CINTYARA BUANA 6.30 SMPN 1 CIKARANG BARAT
167 HARIF AFRIYANTORO 6.30 SMPN 1 CIKARANG UTARA
168 IKA MUDRIKA 6.29 SMPN 1 CIKARANG UTARA
169 YAHAYU LESTARI 6.29 SMPN 1 CIKARANG UTARA
170 KHAIRUNNISA PUTRI HAPSARI 6.28 SMPN 4 CIKARANG UTARA
171 NINING NURHASANAH 6.28 SMP ISLAM YASPIA
172 SRI RAHAYU 6.28 SMPN 3 DARANGDAN PURWAKARTA
173 LIA YULIANY 6.28 SMPN 4 CIKARANG UTARA
174 SERGIO MOHAMMAD 6.27 SMPN 1 CIKARANG UTARA
175 KARYA JAMALUDIN 6.26 SMP SARIPUTRA
176 TRI HANDAYANI 6.26 SMPN 1 SUKATANI
177 MOCHAMAD DWI HARDIYANTO 6.26 SMPN 1 CIKARANG UTARA
178 MARTINUS 6.26 SMPN 1 CIKARANG UTARA
179 AYUR ACHMIYANTI 6.26 SMPN 1 CIKARANG UTARA
180 DENI PERMANA 6.25 SMPN 1 CIKARANG UTARA
181 AGUNG WIJAYA 6.25 SMPN 5 CIKARANG UTARA
182 EVA NOVALLINA 6.25 SMPN 1 CIKARANG UTARA
183 SYFA FAUZIA 6.25 SMPN 1 CIKARANG BARAT
184 IDA ROSMAYANTI 6.25 SMPN 1 SUKATANI
185 TISNA KUSUMA JORDY 6.25 SMPN 1 TAMBELANG
186 MUHAMAD IBNU ALPARISYI 6.25 SMPN 1 CIKARANG UTARA
187 NUR AINI TUBAGUS SANUA 6.24 SMPN 1 TAMBUN SELATAN
188 VIVI SILVIA FIRANDA 6.23 SMPN 1 CIKARANG UTARA
189 FANDI FRANANDA 6.23 SMPN 1 CIKARANG UTARA
190 DWI RETNO SARI 6.22 SMPN 1 CIKARANG UTARA
191 AFRIAN SEFTI SETIYAWAN 6.22 SMP AL MUSLIM
192 INDRI HALIDA RACHMA 6.22 SMPN 2 CIKARANG UTARA
193 KELIK DHANI SANJAYA 6.22 SMPN 3 CIKARANG UTARA
194 RINNA ZUNIYAWATI 6.22 SMPN 2 CIKARANG UTARA
195 BEKTI SISWI HARIYANTI 6.22 SMPN 3 CIKARANG UTARA
196 MAHARANNISA WIDI LESTARI 6.22 SMPN 1 CIKARANG UTARA
197 DEVI DAMAYANTI 6.21 MTs AL ISHLAH
198 VINNY SAGITA 6.20 SMPN 2 CIKARANG UTARA
199 PUTRI FUZI PANGESTI 6.20 SMPN 1 CIKARANG UTARA
200 S O F W A N D Z I K R I 6.20 SMPN 1 CIKARANG UTARA
201 INDRA PRAMANA 6.19 SMPN 1 CIKARANG UTARA
202 HOERUDIN 6.19 SMPN 1 PEBAYURAN
203 SITI SYAMSIAH 6.18 MTs DARUNNIDA
204 NOVIA LESTARI 6.18 SMPN 1 CIKARANG UTARA
205 FIDIA NURUL AMALIAH 6.18 SMPN 4 CIKARANG UTARA
206 MEI MEGASARI 6.17 SMPN 3 CIKARANG UTARA
207 KHOLIAH 6.17 SMPN 3 CIKARANG UTARA
208 DEDEH SOFIYANAH 6.17 MTs AL HUDA
209 ACEP SAEFUDDIN 6.17 MTs AL IMAROH
210 GARNEZI RIYADI 6.17 SMPN 2 CIKARANG BARAT
211 RIDA HAYU NINGTYAS 6.17 SMPN 3 CIKARANG UTARA
212 ISMATUL MAULA ULYAH 6.17 SMPN 1 TAMBELANG
213 ADE YUNI 6.16 SMPN 3 CIBITUNG
214 NURTAWIYAH 6.16 SMPN 3 CIKARANG UTARA
215 MOCHAMAD WAHYU SAPUTRA 6.15 SMPN 4 CIKARANG UTARA
216 VEVY RISTANTI 6.15 SMPN 2 CIKARANG UTARA
217 ELA NURFITRIANI 6.14 SMPN 2 PEBAYURAN
218 ALISHA ZAHRA 6.14 SMPN 3 CIKARANG UTARA
219 NENDEN RAHAYUNING KRESHNA 6.13 SMPN 1 CIBITUNG
220 EDIT RUSNITA 6.13 SMPN 4 CIKARANG UTARA
221 KHAIRUNNISA ROBBIYANTI 6.13 MTs AL FALAH
222 YENI FEBRIYANI 6.12 SMPN 1 CIKARANG UTARA
223 AHYAR SIGIT PURWADI 6.12 SMPN 2 CIKARANG UTARA
224 JUMSIAH 6.12 SMPN 2 CIKARANG UTARA
225 MELIRATIH BIMAWASTRI 6.12 SMPN 4 CIKARANG UTARA
226 FARHAN KAMAL 6.11 MTs AL HIDAYAH PULOMURUB
227 DARMAWAN SYAH 6.11 SMP SARIPUTRA
228 JUJU JUBAEDAH 6.11 SMPN 2 CIKARANG BARAT
229 SURYANA ATMAJA 6.10 SMPN 1 CIKARANG TIMUR
230 DIAN ARINDI 6.10 SMPN 1 CIKARANG BARAT
231 RIO PANGESTI 6.09 SMPN 2 CIKARANG UTARA
232 EVA SONIA KHAERUNISA 6.09 SMPN 1 SUKATANI
233 FAJAR DHENDIS 6.08 SMPN 1 CIKARANG UTARA
234 SITI MAESAROH 6.08 SMPN 1 CIKARANG UTARA
235 HENI NURHAENI 6.08 SMPN 1 TAMBELANG
236 MUHAMAD CHOLIL N 6.08 SMPN 1 CIKARANG UTARA
237 GELAR RAMADHAN 6.08 SMP KARYA IMAN
238 GRACIA RISNAWATY 6.07 SMPN 1 CIKARANG UTARA
239 NOVIA PURWANINGSIH 6.06 SMPN 1 CIKARANG UTARA
240 FERDYAN NURSANI AZIZ 6.06 SMPN 2 CIKARANG BARAT
241 NINDYYGLADYSA 6.06 SMPN 3 PANAWANGAN
242 TIARA DWI MAHARANI 6.06 SMPN 1 CIKARANG BARAT
243 NUR IFANI KHAIRUNNISA 6.06 SMPN 4 CIKARANG TIMUR
244 EASY LOOK MONTH ZAF 6.05 SMPN 1 CIKARANG UTARA
245 KELLY ANNISA 6.05 SMP KARYA IMAN
246 YUNNIE HERLITA 6.05 SMPN 1 CIKARANG UTARA
247 ENDANG SRI RAHAYU 6.04 SMPN 1 CIKARANG BARAT
248 ANUGRAH RIZKI RAMADH 6.04 SMPN 1 CIKARANG UTARA
249 RAISA REZA PUSPITA 6.04 SMPN 1 CIKARANG UTARA
250 ELLY SUSANTI 6.03 SMPN 2 CIKARANG BARAT
251 LAELI MUNIROH 6.03 SMPN 1 CIKARANG UTARA
252 MERRY RAMDANIASARIP 6.03 SMPN 1 CIKARANG SELATAN
253 LUTFI ANSORI 6.03 MTs AL HUSNA WAZIYADAH
254 VIRZA VIRGIYAWAN 6.03 SMPN 1 CIKARANG UTARA
255 IIS ISTIGHFAROH 6.03 MTs AL MUJAHIDIN
256 FADLIYATI ULYA 6.02 MTs DARUNNAJAH JAKARTA SELATAN
257 ELGA SILVIA 6.02 SMPN 1 CIKARANG UTARA
258 NURIS MAN ISKANDAR 6.02 SMPN 1 CIKARANG UTARA
259 ANGGA PRATAMA 6.02 SMPN 1 CIKARANG UTARA
260 PAMELA YUNIAR VERTIKAWATI 6.02 SMP PGRI CIKARANG BARAT
261 KARTIKA DINA PRANANTA 6.02 SMPN 1 CIKARANG UTARA
262 IFAN RUSYANDI 6.02 SMPN 1 CIBARUSAH
263 OCTAVIANI NUR 6.01 SMPN 1 SUKATANI
264 AIDIL AZKA SYAEPUDIN 6.00 SMPN 2 CIKARANG UTARA
265 RITA MUTIARA 6.00 MTs TARBIYATUSSIBYAN
266 ADITYA BAGUS HIMAWAN 6.00 SMPN 4 CIKARANG UTARA
267 FERRY WIJAYA KUSUMA 6.00 SMPN 3 CIKARANG UTARA
268 DIPO PRASETYO 6.00 SMPN 3 CIKARANG UTARA
269 JAYANTI ISTI PRATAMI 5.99 SMPN 1 CIKARANG UTARA
270 PIPIT PITRIANA 5.99 SMP PGRI CIKARANG BARAT
271 RAHMA MAIDYA H 5.99 SMP AL MUSLIM
272 FIKRI HAEKAL AN WR 5.99 MTs AN NAJAH
273 BILI PERDANASYAH PUTRA 5.99 SMPN 1 CIKARANG UTARA
274 TIKA KARTIKA 5.99 SMPN 1 PEBAYURAN
275 LIDYA LESTARI 5.98 SMPN 1 CIKARANG UTARA
276 RENDY ARDIANSYAH 5.98 MTs AL IMAROH
277 AULIA NUR AIDA 5.98 SMPN 3 CIKARANG UTARA
278 TIARA JULIA WULANDARI 5.98 SMPN 1 CIKARANG UTARA
279 DWI RAHMAT APRIL ANI 5.98 SMPN 1 CIKARANG BARAT
280 YUNITA KUSUMASTUTI 5.97 SMPN 1 CIKARANG UTARA
281 KHOERIAH 5.97 MTs PP DARUSSALAM
282 MARINDA JUMULLIA 5.97 SMPN 1 CIKARANG BARAT
283 KARTIKA 5.96 SMPN 2 CIKARANG UTARA
284 NURDIN 5.96 SMPN 3 CIKARANG UTARA
285 SEPTIANI PURNAMA SARI 5.96 SMPN 1 CIKARANG UTARA
286 HAMDANI GUMELAR 5.96 SMP MADINATUL HADID CILEGON
287 RIKA RIZKI YANA 5.96 SMPN 4 CIKARANG UTARA
288 HADI IRAWAN 5.96 SMPN 2 SUKATANI
289 MIA PURWANINGSIH 5.96 SMPN 1 CIKARANG UTARA
290 RAMER TAMARA 5.95 SMPN 1 CIKARANG UTARA
291 EBIRA MAYTA K 5.95 SMPN 2 TAMBUN SELATAN
292 GERRY YULIAWAN SETIA PUTRA 5.95 SMPN 1 CIKARANG UTARA
293 RENDI RIDIANTO 5.94 SMP SARIPUTRA
294 ABDULLAH SAPEI 5.94 SMPN 2 CIKARANG BARAT
295 DITYA INDRASWARY 5.94 SMPN 1 CIKARANG UTARA
296 DENI SETIAWAN 5.93 SMPN 1 CIKARANG UTARA
297 SERLA WATI 5.93 SMPN 3 CIKARANG UTARA
298 EKA PUTRI PERTIWI 5.93 SMPN 1 CIKARANG UTARA
299 DIAN MEGAWATI 5.92 SMPN 1 CIKARANG UTARA
300 ISMAH WATY EKA PUTRI 5.92 SMPN 1 CIKARANG UTARA
301 CHEESTER WILLIAM KABUHUNG 5.91 SMPN 3 CIKARANG UTARA
302 RHESTI KANIA VERANI 5.90 SMPN 2 CIKARANG UTARA
303 PRISKA YUL A WIBOWO 5.90 SMPN 1 CIKARANG BARAT
304 AA SYAHRUDIN NUR 5.90 SMPN 1 SUKAWANGI
305 AFIF IBNU SHINA 5.90 SMPN 1 CIKARANG UTARA
306 HAUFI MAWARDIANSYAH 5.90 SMP PGRI CIKARANG BARAT
307 KARMI NURHAYATI 5.89 SMPN 2 CIKARANG UTARA
308 RAHMAT NOVIANTO 5.89 SMPN 1 CIKARANG UTARA
309 NUNUNG RAHAYU 5.89 SMPN 1 CIKARANG PUSAT
310 RAESA DWI SHASKIA MU 5.87 SMPN 4 CIKARANG UTARA
311 MOHAMAD FAHMY IQBAL 5.87 SMPN 1 KARAWANG
312 FIFI ALFIAH 5.87 MTs AL MUJAHIDIN
313 RENI FAHIMA 5.87 SMPN 1 CIKARANG UTARA
314 BAYU JUNDILLAH KHOIR 5.86 MTs AN NAJAH
315 BUDI SUHARTO 5.86 SMPN 1 CIKARANG UTARA
316 SURYANI ZEIN 5.85 SMPN 2 CIKARANG UTARA
317 AHMAD WAHYUDIN 5.85 SMPN 1 CIKARANG UTARA
318 AHMAD SYARIFUDIN FAUZI 5.85 SMPN 3 CIKARANG UTARA
319 MARI ULPAH 5.84 MTs AL MUJAHIDIN
320 BANGKIT WIDIARTO 5.84 SMPN 1 CIKARANG UTARA
321 ROPIAH 5.84 SMPN 5 CIKARANG UTARA
322 SATRIO BAYU PANDOWO 5.84 SMPN 4 CIKARANG UTARA
323 KOKOM KOMARIAH 5.84 SMPN 1 CIKARANG TIMUR
324 AINI SYARIFAH 5.83 MTs AL BARKAH
325 NUR AYUNI 5.83 MTs AN NAJAH
326 NANDANG ARI MUNANDAR 5.83 SMPN 1 KARANG BAHAGIA
327 EKA YUNIAR AGUSTIN 5.83 SMPN 1 CIKARANG UTARA
328 AMY KHOIRUL JAMIL ISMAIL 5.82 SMPN 3 CIKARANG UTARA
329 IQBAL RIZA FATHUDDIN 5.82 SMPN 1 KARANG BAHAGIA
330 ARDY PRIYATNA 5.82 SMPN 2 CIKARANG UTARA
331 ARIEF WIBOWO 5.81 SMPN 1 CIKARANG UTARA
332 AHMAD FIRDAUS 5.81 SMPN 1 SUKATANI
333 NURRY HELVARINI AIDA PRATIWI 5.80 SMPN 3 CIKARANG UTARA
334 LISA ZAHARA 5.80 SMPN 1 CIKARANG UTARA
335 ERWIN MUNANDAR 5.80 SMPN 3 CIKARANG UTARA
336 HERIYANTO 5.79 SMPN 1 TAMBELANG
337 MEGADISCHA PUTRY 5.79 SMPN 4 CIKARANG UTARA
338 AAN HASANAH 5.79 MTs NEGERI CIKARANG
339 LINA LUSIANA 5.79 MTs NEGERI CIKARANG
340 YUSUF AKBARJI 5.78 SMPN 1 CIKARANG UTARA
341 FIKIH FAUZI 5.78 SMPN 3 CIKARANG UTARA
342 LUSIANA TJANDRA 5.78 SMP SARIPUTRA
343 KIKI KARLINA 5.78 SMPN 2 SUKATANI
344 VERA ANDRIYANI P 5.77 SMPN 1 CIKARANG UTARA
345 ANISA OKTIARA SAPUTRI 5.77 SMPN 1 CIKARANG UTARA
346 HENNIMINAWATI 5.77 SMP SARIPUTRA
347 DESRIAN SUNARINGTYAS 5.77 SMP KARYA IMAN
348 SRI RISNAWANTY 5.77 SMPN 1 CIKARANG UTARA
349 DWIKY UTOMO 5.76 SMPN 3 CIKARANG UTARA
350 ULFAH NURMAWATI 5.76 MTs AL MUJAHIDIN
351 YULI YANA 5.75 MTs NEGERI CIKARANG
352 LILIS LISNAWATI 5.75 SMPN 1 CIKARANG BARAT
353 NUHA 5.75 SMPN 1 CIKARANG UTARA
354 OKY HILDA JULY LESTARI 5.74 SMPN 1 CIKARANG TIMUR
355 MUSYAROFAH MANDAGI 5.74 SMPN 1 CIKARANG BARAT
356 KURNIAASIH 5.74 SMPN 153 JAKARTA SELATAN
357 EDWIN EDIYASA PUTRA 5.74 SMPN 1 CIKARANG UTARA
358 ARIF NURDIANSYAH 5.74 SMPN 2 CIKARANG BARAT
359 WINDA YATI 5.74 SMPN 3 CIKARANG UTARA
360 NATALIA 5.73 SMP HARAPAN MANDIRI
361 ALIP SATRIO WIBOWO 5.73 SMPN 3 CIKARANG UTARA
362 LINA SILVIA 5.72 SMPN 1 CIKARANG UTARA
363 TIARA DWI LESTARI OKTORA 5.72 SMPN 4 CIKARANG UTARA
364 SYARIFAH NOER 5.72 SMPN 1 CIKARANG UTARA
365 NUR FADILLAH FAJAR 5.72 SMPN 2 CIKARANG UTARA
366 LISA RUSLIANA PUTRI 5.72 MTs AL MUJAHIDIN
367 ASEP KURNIAWAN 5.72 SMPN 1 CIKARANG UTARA
368 ERIK GUNARTO 5.71 SMPN 1 CIKARANG UTARA
369 IRWAN 5.71 SMPN 1 CIKARANG BARAT
370 NURAINI 5.70 MTs AL ISHLAH
371 ASRILIA HARJAYANTI 5.70 MTs AN NAJAH
372 IKEM 5.70 SMPN 3 CIKARANG UTARA
373 DINDA RAHADIANI 5.70 SMP CENDIKIA DEWANTARA
374 FAIZAL FADILLAH 5.69 SMP ISLAM TERPADU AL BINAA IBS
375 RYAN JUNIARDI 5.69 SMPN 1 CIKARANG UTARA
376 RODIAH MELAWATI DEWI 5.68 MTs ASSA'ADATUL ABADIYYAH
377 BAMBANG PRIYO PRAKASA 5.68 SMPN 1 CIKARANG UTARA
378 NOFELLA FENDIYARTI 5.68 SMPN 1 CIKARANG UTARA
379 FIRMAN AL RIZKI A 5.68 SMPN 1 CIKARANG UTARA
380 MAYANG SARI 5.68 SMPN 2 CIKARANG UTARA
381 ABDUL RACHMAN 5.68 SMPN 1 CIKARANG UTARA
382 NURUL APRIYANTI 5.68 MTs AL IMAROH
383 GITA WIDIASTUTI 5.67 SMPN 1 CIKARANG UTARA
384 ANISA PUTRI AGIVIANA 5.67 SMPN 4 CIKARANG UTARA
385 RENY WULANDARI 5.67 SMPN 1 CIKARANG BARAT
386 MUNIE RAHAYU 5.67 MTs AL MUJAHIDIN
387 INDRA WIJAYA 5.66 SMPN 2 CIKARANG UTARA
388 YETI FITRIANI 5.66 SMPN 3 CIKARANG UTARA
389 LINDA PURNAMA SARI 5.65 SMPN 1 TAMBELANG
390 LUTHFIA OKTAVIANI 5.65 SMPN 1 CIKARANG UTARA
391 DESY NOVI SINGKOH 5.65 SMPN 2 CIKARANG UTARA
392 DIYAH PUTRI ARYANI 5.64 SMPN 2 PEBAYURAN
393 ALITHEA SARI 5.64 MTs NURUL HUDA
394 GALIH PERMADI P 5.64 SMPN 2 CIKARANG UTARA
395 DEVITA PUTRI AFIFI 5.64 SMPN 1 CIKARANG UTARA
396 SEPTIANKHALILWIBOWO 5.64 MTs AL ITTIHADIYAH
397 KELVIN FILEMON 5.64 SMPN 1 CIKARANG UTARA
398 YUDI RIYANTO 5.64 SMPN 2 CIKARANG BARAT
399 ARIS NOVIANTO 5.64 SMPN 1 CIKARANG BARAT
400 WIKA SHARA AGUSTIN 5.64 SMPN 1 CIKARANG UTARA
401 INDAH PUSPITA 5.63 SMPN 2 CIKARANG BARAT
402 ANGGIT ANGGRAINI PUTRI 5.63 SMPN 1 CIKARANG UTARA
403 UJANG JENI 5.63 SMPN 3 CIKARANG UTARA
404 MUHAMMAD IKHSAN 5.63 SMPN 1 TAMBUN SELATAN
405 SANDI ALPANDI 5.63 SMPN 1 CIKARANG UTARA
406 DONI DANDI SAPUTRA 5.62 SMPN 1 CIKARANG UTARA
407 DEWITA IRMARET TIARA 5.62 SMPN 1 CIKARANG UTARA
408 DIAN SRI WAHYUNI 5.62 SMPN 2 CIKARANG UTARA
409 REZA SAPUTRA 5.62 SMPN 1 CIKARANG UTARA
410 NADI YANTO 5.61 SMPN 2 CIKARANG UTARA
411 WULAN INDRIANI 5.61 SMPN 1 SUKATANI
412 FEBRIANSYAH 5.61 SMPN 1 CIKARANG UTARA
413 LOLA SELVIA M 5.61 MTs NURUL HUDA
414 YULLYANA FRANSISKA 5.60 SMPN 1 CIKARANG UTARA
415 MUHAMAD AFFANDY 5.60 SMPN 3 CIKARANG UTARA
416 HERRY PRIMA SANTOSO 5.60 SMPN 1 CIBARUSAH
417 KARINA KARUSDIANTI 5.60 SMPN 1 CIKARANG UTARA
418 HAYATUN NUPUS 5.59 SMPN 1 CIKARANG BARAT
419 HAFIYAN HARIS 5.59 SMPN 3 CIKARANG UTARA
420 IRFAN SAPUTRA 5.59 SMPN 1 KARANG BAHAGIA
421 SADIAH 5.58 SMPN 1 MUARAGEMBONG
422 ELVIRA NURANI 5.58 SMPN 1 CIKARANG UTARA
423 ARYO YULIANTO 5.58 SMPN 1 CIKARANG UTARA
424 SHELLMA FAUZIAH RAKASIWI 5.58 MTs DARUSSALAM KASOMALANG SUBANG
425 SYIFA FAUZIAH 5.57 MTs AL MUJAHIDIN
426 SUSANTI SUDRAJAT 5.57 SMPN 3 CIKARANG UTARA
427 SELFIA ANDRIYANTI 5.57 SMPN 2 CIKARANG UTARA
428 RORI KURNIADI 5.57 SMP IT DAARUL FIKRI
429 MUHAMMAD NAWAWI 5.56 SMPN 1 CIKARANG SELATAN
430 SARITUA 5.56 SMPN 1 CIKARANG UTARA
431 ENIH PUSPITASARI 5.55 SMPN 1 CIKARANG PUSAT
432 TRISNA HARIANA 5.55 SMPN 1 CIKARANG BARAT
433 ARIF MAULANA 5.55 MTs NEGERI CIKARANG
434 ALIFAH NOVYA P 5.54 SMPN 3 CIBARUSAH
435 BUDI NURYADI 5.54 SMPN 2 SUKATANI
436 MAYA SANJAYA 5.54 SMPN 1 CIKARANG UTARA
437 AZIS MUKHAYAT 5.54 SMP SARIPUTRA
438 ERLIN MARLINA 5.54 MTs NEGERI SUKATANI
439 METTA KARUNIA 5.54 SMPN 1 CIKARANG UTARA
440 AIS AH VARANICKHA 5.54 SMPN 1 CIKARANG UTARA



Cikarang Utara, 11 Juli 2007



Kepala SMAN 1 Cikarang Utara



Dra. Hj. Sri Harnani, M.Pd



NIP. 130 520 040

DAFTAR SISWA BARU YANG DISALURKAN KE SMAN 3 CIKARANG UTARA
TAHUN PELAJARAN : 2007/2008




No Nama-Peserta Nilai Sekolah-Asal
1 SISKA WULAN M W 5.53 SMP ISLAM AL AZHAR 16
2 ANGGI FAIZAL 5.53 SMP PGRI CIKARANG BARAT
3 DIKI DIRGANTARA 5.53 SMPN 1 CIKARANG UTARA
4 YENI TRISNAWATI 5.53 SMPN 2 CIBITUNG
5 PUTRI SYARASWATI 5.53 SMPN 1 CIKARANG UTARA
6 NURSSHELLA MUZDALIFAH 5.53 SMPN 1 CIKARANG UTARA
7 DINA YOSEPHIN ENA 5.52 SMP DWI CAKTI BHAKTI PALAD
8 META MEGASARI 5.51 SMPN 3 CIKARANG UTARA
9 ASRI UBAHATU SHOLIHAT 5.51 MTs AL IMAROH
10 STEFANI RAHAYU 5.51 SMPN 4 CIKARANG UTARA
11 AYU SENJA RIJQIAH 5.51 SMPN 2 CIKARANG UTARA
12 RAHMA NURLITA AYUNING DIAH S 5.51 SMPN 3 CIKARANG UTARA
13 RATNA ARYANTI 5.51 SMPN 5 CIKARANG UTARA
14 AYU RATNA SUMINAR 5.51 SMPN 4 CIKARANG UTARA
15 HALIMAH 5.50 MTs AL MUJAHIDIN
16 DWI JULYANTO WIBOWO 5.50 SMPN 1 CIKARANG UTARA
17 CATRIN DISTA A 5.50 SMPN 1 CIKARANG UTARA
18 ASEP JAMALUDIN 5.50 SMPN 2 CIKARANG UTARA
19 MEGA GUSTI SHALATIN 5.50 SMPN 1 CIKARANG UTARA
20 PARIS OLIVER BATUBARA 5.50 SMPN 3 CIKARANG UTARA
21 SAPUTRA ARI NUGRAHA 5.50 SMPN 2 CIKARANG BARAT
22 HOLLY TYAS HARIAWAN 5.49 SMPN 1 CIKARANG UTARA
23 NOVIYANTI DEWI 5.49 MTs NEGERI CIKARANG
24 SEPTIAN VISC PUTRA 5.49 SMPN 1 CIKARANG UTARA
25 DENI HASAEL 5.48 SMP KARYA IMAN
26 NOVIRIA ALBERTINA 5.48 SMPN 1 CIKARANG UTARA
27 ENAH PURNAMASARI 5.48 SMPN 1 CIKARANG PUSAT
28 SARTIKA 5.47 SMPN 1 SUKATANI
29 KUKY MAULANA 5.47 SMPN 1 CIKARANG UTARA
30 ERINA PUTRI SEPTIANI 5.47 SMP MUHAMMADIYAH PACET CIANJUR
31 AFIPUDIN 5.47 MTs AL JIHADIYAH
32 REZA DHARMA 5.46 SMP SARIPUTRA
33 FIRMANSYAH 5.45 SMPN 1 CIKARANG UTARA
34 YAYAH ANDRIYANI RS 5.45 SMPN 2 CIKARANG UTARA
35 NURMILAH 5.45 SMP ISLAM AL AMIN
36 MAIKA LUTUFUNNISA 5.45 SMP ISLAM AS SYAFI'IYAH 04
37 LUKAS SETIAWAN 5.45 SMPN 1 CIKARANG UTARA
38 RIKO NURF REZA 5.44 MTs EL KAISYIFIYYAH
39 SUTINAH NURAGUSTIANI 5.44 SMPN 1 CIKARANG TIMUR
40 YASMINE DARAIS 5.44 SMPN 1 CIKARANG UTARA
41 DWI WAHYUNI SEKAR SARI 5.44 SMP PGRI CIKARANG BARAT
42 RIRI ARIESTIANTI ANANDA 5.44 SMPN 2 CIKARANG UTARA
43 DESI GARNIDA 5.43 SMPN 1 MUARAGEMBONG
44 ARIF KURNIAWAN 5.43 SMPN 1 CIKARANG UTARA
45 SULASTRI IMELDA MULYAWATI 5.43 SMPN 1 SUKATANI
46 SEPTIAN 5.43 SMPN 3 CIKARANG UTARA
47 ANISYA PUTRI 5.43 SMPN 5 CIKARANG UTARA
48 MAULLANA RASHID 5.43 SMPN 2 SUKATANI
49 RICARD GASERI 5.42 SMP SARIPUTRA
50 AGUNG APRIANTO 5.42 SMPN 1 CIKARANG UTARA
51 DELVI SEPTIANA MENTARI 5.42 SMPN 1 CIKARANG UTARA
52 MUHAMAD KARNO 5.42 MTs ATTAUFIQ
53 LIDYA OCKTAVIA DWI UTAMI 5.42 SMPN 2 CIKARANG UTARA
54 MUHAMAD SANHAJI 5.41 MTs AL MALIYAH
55 RANY FITRIANA 5.41 SMPN 1 CIKARANG UTARA
56 TRIAS DINAR AZWARINI RAHAYU 5.41 SMPN 1 CIKARANG UTARA
57 RENDI AGUS SETIAWAN 5.40 SMPN 1 TAMBELANG
58 HELLEN 5.40 SMP SARIPUTRA
59 SIMON WILLIAN 5.40 SMPN 1 CIKARANG UTARA
60 RICK YANDIKA SAPUTRA 5.39 SMPN 1 CIKARANG BARAT
61 YESI SILVIA 5.39 SMPN 2 CIKARANG UTARA
62 ADE SOLEHUDIN 5.39 SMPN 1 CIKARANG UTARA
63 RINA SARI MURTI 5.39 SMPN 1 CIKARANG UTARA
64 EKO PURWA GUN GUN PRASATYO 5.39 SMP ISLAM NURRUSSALAM
65 JUNAEDI 5.38 SMPN 3 CIKARANG UTARA
66 YUNUS NUGRAH SAPU RA 5.38 SMPN 1 TAMBELANG
67 RIAN HIDAYAT 5.38 SMPN 1 CIKARANG UTARA
68 IYAN SEPTIAN 5.37 SMPN 3 CIKARANG UTARA
69 DWI ARSO PERMONO 5.37 SMP SARIPUTRA
70 INTAN MEITASARI 5.36 SMPN 4 CIKARANG UTARA
71 JAENUDIN 5.36 SMPN 1 SUKATANI
72 LYZA TAUFIQ 5.35 SMPN 1 CIKARANG UTARA
73 AYU NOVIA ANDINI 5.35 SMPN 2 CIKARANG UTARA
74 ADITIYO NUGROHO 5.35 SMPN 4 CIKARANG UTARA
75 SEPTIAN HADI GUNAWAN 5.34 SMPN 3 CIKARANG UTARA
76 DEDE RUDI 5.34 SMPN 2 CIKARANG BARAT
77 RIANTO 5.34 SMPN 1 CIKARANG UTARA
78 MUHAMAD NASIRRUDIN 5.34 SMPN 1 MUARAGEMBONG
79 NOERANI RIRIN R 5.34 SMPN 4 CIKARANG UTARA
80 SIPA OKTAVIANI WULAN 5.34 SMPN 1 CIKARANG UTARA
81 DENI IRAWAN 5.32 SMPN 2 CIKARANG UTARA
82 SIGIT SULISTIAWAN 5.32 SMPN 1 CIKARANG BARAT
83 SRI SUTARI C W 5.32 SMPN 1 KEDUNGWARINGIN
84 CECEP SUPRIATNA 5.32 MTs PP DARUSSALAM
85 HANDOKO WIKU PUTRA 5.32 SMPN 4 CIKARANG UTARA
86 DIANASARI 5.31 SMPN 1 CIKARANG UTARA
87 EKA AYU PRATIWI 5.31 SMPN 2 CIKARANG BARAT
88 NENA MEIYANA 5.31 SMPN 2 CIKARANG UTARA
89 SITI KOMARIYAH 5.31 SMPN 2 CIKARANG UTARA
90 DENI SULISTIO SETIAWAN 5.31 MTs NURUL HUDA
91 RAHMAT HIDAYATULLOH 5.30 MTs NEGERI SUKATANI
92 RINALDI FALAH RAMADHAN 5.30 SMPN 1 CIKARANG UTARA
93 CITRA YUNI LESTARI 5.30 SMPN 4 GUNUNGSUGIH LAMPUNG TENGAH
94 ADITYO AYODYA 5.30 SMPN 3 CIKARANG UTARA
95 ERIK SETRADA 5.30 SMP SARIPUTRA
96 NURVIATI HIDAYAT 5.30 SMP LA TANSA
97 NURATHIAH AL IMANI 5.29 MTs AL MUJAHIDIN
98 RAHMAT HIDAYATULLAH 5.29 SMP AL MALIYAH
99 EGA ANGGREYANI 5.28 SMPN 2 CIKARANG UTARA
100 JUMAEDAH M NUR 5.28 SMPN 2 BEKASI
101 PUTRI YANI LESTARI 5.28 SMP PGRI CIKARANG BARAT
102 DITA ARISKA 5.27 SMP KARYA BAKTI
103 SAMUEL BRAMSEDA 5.27 SMPN 4 CIKARANG UTARA
104 SONI ANDIANTO 5.26 SMPN 1 CIKARANG UTARA
105 AFDHAL ANNISA 5.26 SMPN 3 CIKARANG UTARA
106 FENNI LESTARI 5.25 SMPN 1 CIKARANG BARAT
107 ADITYA SRI SUMARNO 5.24 SMP AL MUSLIM
108 SOPIA DEWI 5.24 SMPN 5 CIKARANG UTARA
109 ANWAR 5.24 SMPN 1 CIKARANG UTARA
110 AFRIZAY FRADIRZA 5.24 SMPN 1 CIKARANG UTARA
111 YULI RIYANTI 5.23 SMP PGRI CIKARANG BARAT
112 YUDA PRASETIO 5.22 SMPN 1 CIKARANG UTARA
113 NUR AMINATUN 5.22 SMPN 5 CIKARANG UTARA
114 PIPIT FITRIANI 5.21 SMPN 1 CIBITUNG
115 TITA HASTUTI 5.21 SMPN 2 SUKATANI
116 RIBKA STHIOWASTI 5.21 SMPN 1 CIKARANG UTARA
117 SAIFUL AKBAR 5.21 MTs AL MUJAHIDIN
118 RIAN WAHYU UTOMO 5.20 SMPN 1 CIKARANG UTARA
119 ROHMAN DUL ALKOMAT 5.20 SMPN 2 CIKARANG BARAT
120 MUHAMMAD ARIF SETYAWAN 5.20 SMPN 1 CIKARANG UTARA
121 DESI ARISANDI 5.19 SMPN 2 CIKARANG BARAT
122 HYLDA MAULIDIA 5.19 SMPN 1 CIKARANG UTARA
123 TAUFIK HIDAYAT 5.19 MTs DARUTTAKWIEN
124 VERRY FAISHAL AMIN 5.19 SMPN 1 SUKATANI
125 AAN KURNAEPI 5.19 SMPN 1 MUARAGEMBONG
126 IRMAWATI 5.18 SMPN 1 KEDUNGWARINGIN
127 SAEFUDIN AH AD 5.18 SMPN 1 CIKARANG UTARA
128 SADIYAH 5.18 SMPN 1 SUKATANI
129 ANGGRIANI 5.18 SMPN 1 CIKARANG UTARA
130 ADE IRMA ASTUTI 5.18 SMPN 2 CIKARANG TIMUR
131 ADI TIAN TANU 5.17 SMPN 1 CIKARANG UTARA
132 SUCI OKTAVIANI PUTRI SARI 5.17 SMPN 3 CIKARANG UTARA
133 SHINTA PURNAMA SARI 5.16 SMPN 1 CIKARANG UTARA
134 AMELIA 5.16 SMPN 1 CIKARANG UTARA
135 MUHAMAD PANJI 5.16 SMPN 3 CIKARANG UTARA
136 DANIE PAULUS N 5.15 SMPN 5 CIKARANG UTARA
137 ASIH ASTUTI 5.15 MTs NEGERI CIKARANG
138 NANDA PUGUH PRASTYA 5.15 SMPN 1 CIKARANG UTARA
139 FIDELLA OLIVIA WIJAYA 5.15 SMPN 1 CIKARANG UTARA
140 AHMAD ALFARUQ 5.15 SMPN 4 CIKARANG UTARA
141 ISWADI IDRIS 5.15 SMPN 1 CIKARANG UTARA
142 ASEP SUPARMAN 5.14 SMPN 2 CIKARANG BARAT
143 BAGUS HARYANTO 5.13 SMPN 3 CIKARANG UTARA
144 TARJONO 5.13 SMPN 1 CABANGBUNGIN
145 DEVI NURHAEFI 5.13 SMPN 1 CIKARANG UTARA
146 MAULANA IKHSAN HABIB 5.13 SMPN 2 CIKARANG SELATAN
147 ABI DZAR ALGHIFARI 5.13 SMPN 3 CIKARANG UTARA
148 EVA FAUZIAH 5.12 SMPN 1 TAMBELANG
149 DIMAS SUJATMIKO 5.12 SMPN 3 CIKARANG UTARA
150 YODIE PALDINI 5.12 SMPN 1 CIKARANG UTARA
151 MOHAMAD ANWAR RIVAI 4.17 SMPN 1 CIKARANG UTARA
152 SISKA FRASISKA 5.12 MTs AS SALAM
153 PIPIH OKTAVIANI BAHRI 5.12 SMPN 1 CIKARANG UTARA
154 RIRI RIFAI FAHMI 5.12 MTs AL MUJAHIDIN
155 AZHARI FAUJIE 5.10 SMPN 3 CIKARANG UTARA
156 PURNAMA ALAM 5.10 SMPN 1 SUKATANI



Cikarang Utara, 11 Juli 2007



Kepala SMAN 1 Cikarang Utara



Dra. Hj. Sri Harnani, M.Pd



NIP. 130 520 040









































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































Friday, June 5, 2009

Ujian Pertama Pasca Nikah

Hari-hari yang kulalui setelah nikah begitu indah, benar-benar indah. Sampai tiba waktunya kami dikejutkan oleh kejadian percobaan perampokan di rumah kami, Depok.

Subuh itu, kami berdua memang menyengajakan sahur untuk puasa senin kamis. Setelah sahur, akupun bersiap mandi untuk sholat subuh dan persiapan kerja. Di rokaat pertama tidak ada gangguan sedikitpun, kami berdua khusyu. Di rokaat kedua, firasat hati ini entah kenapa tiba-tiba mendadak ngga enak. Aku mendengar ada suara motor menghampiri rumah. Pikirku, mungkin ini motor tetangga. Sejurus kemudian, aku dikejutkan lagi dengan suara pintu gerbang yang dibuka dengan sangat terburu-buru. Perasaan hati ini semakin ngga enak. Langsung saja aku percepat bacaan sholat subuh. Ruku, Tuma’ninah, Sujud, Salam. Setelah selesai salam aku langsung menghampiri jendela depan dan melihat apa yang terjadi. Begitu terkejutnya aku, ketika aku berusaha mengintip situasi di luar, ternyata ada orang berjaket hitam, memakai topi sudah berada di atas motor honda bebek sedang membuka paksa kunci kontak motor. Seketika itu juga aku membentak orang itu sambil refleks tanganku membuka slot pintu rumah. Ternyata orang yang aku bentak, malah balik membentak dan beberapa detik kemudian, aku diperingatkan dengan suara pistol yang membuat aku sangat terkejut. Di saat inilah aku baru teriak “Maling”. Apa yang kudapat? Ternyata aku malah di tembak untuk kedua kali dengan mengarahkan pistol itu ke tempat dimana aku berdiri. Alhamdulillah, Allah masih bersamaku. Peluru yang mungkin seharusnya menembus badanku, akhirnya menembus kusen pintu sebelah kiri.

Ngga berapa lamu tetangga rumah mulai banyak berkerumun menghampiri rumahku untuk menanyakan apa yang sesungguhnya terjadi. Hmm, buat aku ini sudah menjadi teror untuk masyarakat di perumahanku. 4 orang perampok dengan kenekatannya memasuki areal perumahan yang pintu aksesnya Cuma satu. Aku beharap ini kali terakhir ada insiden percobaan perampokan dengan senjata api di perumahanku. Rumah yang aku tempati yang sudah selayaknya jadi tempat istirahat, mencari ketenangan batin, sekarang malah berubah penuh dengan kecemasan dan ketakutan. Terlebih istriku yang sampai hari ini masih menjadi ibu rumah tangga. Aku takut sesuatu terjadi dan mengancam keselamatan istriku. Semoga Allah selalu menjaga istriku agar terhindar dari teror dan apapun yang mengancam keselamatan istriku.

Sehari kemudian, aku sibuk berbenah karena masih shock dan trauma dengan kejadian ini. Seketika itu juga aku memesan teralis jendela untuk dapur. Kebetulan rumah baru direnovasi untuk membuat dapur. Aku pun beli kunci disk brake dua buah untuk dua motorku. Dan aku juga beli kunci gembok yang baru untuk pintu gerbang rumahku. Cukup terkejut diri ini setelah mentotal jumlah uang yang harus aku keluarkan untuk membeli alat-alat itu. Jumlahnya kurang lebih 700.000. Nilai ini jumlahnya sama persis dengan jumlah yang seharusnya aku keluarkan 2.5% dari yang aku dapat bulan lalu. Padahal, seminggu setelah kami mendapatkan rejeki bulan lalu, istri sudah mengingatkan untuk mengeluarkan zakat ini, tapi saat itu aku belum mengeluarkannya karena proses pembangunan dapur belum selesai. Alhasil, sampai pembangunan dapur selesai, zakat ini tak kunjung dikeluarkan juga karena keburu habis teralokasikan ke pembangunan dapur. Aku dan istriku langsung duduk terdiam, mungkin Allah mengeluarkan secara paksa 2.5% yang seharusnya dikeluarkan bulan lalu. Akhirnya aku memutuskan untuk mengeluarkan 2.5% malam itu juga untuk disumbangkan ke masjid Al-Falah di dekat rumah. Niatku bulan lalu memang ingin menyumbangkan 2.5% untuk pembangunan masjid Al-Falah yang tak kunjung selesai.  Aku memberikan pengertian ke istri “apapun yang terjadi untuk sebulan kedepan, Bismillah. Niat kita baik, zakat ini harus tetap dikeluarkan. Kalaupun keuangan kita kurang di tengah jalan, biar Allah yang membantu kita. Tapi kita harus yakin bahwa Allah pasti memberikan jalan.

Subhanallah, Allah memang Maha Pemberi Rejeki. 11 hari sudah berlalu, Alhamdulillah, sampai detik ini aku menuliskan coretan ini, kami berdua masih dicukupkan rejekinya oleh Allah yang Maha Mengetahui kesulitan hamba-Nya. Disaat yang sama, istriku sudah beberapa kali mendapatkan panggilan dari salah satu perusahaan Jasa terkemuka di daerah TB. Simatupang. Akupun beberapa kali mendapatkan rejeki tambahan dari pekerjaan sampingan. Syukur, ini yang selalu aku ingatkan terhadap istriku. Berapapun, apapun, yang kita dapat selama ini, itu adalah rejeki dari Allah.

Terima kasih Ya Allah, Engkau telah mengingatkan kami berdua untuk mengeluarkan kewajiban yang seharusnya kami keluarkan.



--
http://bahartea.blogspot.com

Friday, May 8, 2009

Robb, Bukakan Pintu Hatinya….


Hampir setiap minggu aku memang selalu menyempatkan diri untuk menelepon keluargaku di Cikarang, pertanyaan yang terlontar pun hampir sama hanya seputaran kabar, sekolah, ada perkembangan apa beberapa hari terakhir. Itu memang sudah menjadi rutinitasku untuk mengontrol keluarga di Cikarang terlebih disaat aku telah menikah. Dalam bertelepon, aku memang selalu bergantian lawan bicara, terkadang dengan Emi (ibu), Arul, Yayah, kadang Abah (bapak).

Saat aku menanyakan tentang sekolah ke Yayah, diujung pembicaraan adikku yang satu ini ingin menyampaikan sesuatu tetapi seperti orang gugup atau kebingungan, dengan suara berat dia bilang bahwa sudah satu bulan terakhir ini dia tidak di support lagi uang sekolah oleh adikku Rita (adikku yang usianya terpaut satu tahun denganku, sudah menikah beberapa tahun lalu). Malahan, di beberapa bulan terakhir, uang yang seharusnya dibayarkan penuh sekitar 250 ribu pun, terkadang di berikan bertahap dan tidak mencapai 250 ribu. Parahnya lagi, adikku Rita ini menceritakan kondisi keuangannya ke ibu dan meminta pengertiannya dan kalau Yayah ini bisa dibantu keuangannya dari uang hasil warung atau WC umum, kontan saja aku marah. Bukan masalah adikku yang sudah tidak disupport lagi keuangannya yang membuatku jadi marah, tapi karena dia bercerita ke ibu dan kalau bisa Yayah ini dibantu keuangan sekolahnya dari hasil warung itu. Lebih parahnya lagi, adikku ini meminta status Yayah ini tidak diceritakan kepadaku.

Aku sangat sangat ngerti dengan kondisi keuangan adikku ini, dan aku tidak akan marah sedikitpun andaikan adikku ini bercerita dan terus terang dengan kondisi yang ada, aku bukanlah orang yang tega memaksakan adikku untuk tetap membantu menyekolahkan Yayah kalau memang kondisi keuangannya tidak memungkinkan, dan aku pun tidak akan marah andaikan Rita ini tidak meminta ibu untuk membantu biaya yayah dari hasil warung atau uang WC umum. Sepintas aku berfikir, salahkah aku mendidik adik-adikku selama ini? Memang untuk Rita, aku sendiri merasa tidak mendidiknya karena kita hanya terpaut setahun, yang mengontrol aku dan Rita saat itu adalah kakakku.

Robb, kenapa disaat aku ingin punya cita-cita Mulia selalu ada saja kerikil-kerikil kecil yang menjadi masalah? Aku sangat sangat ingin memberikan pendidikan terbaik untuk Yayah, aku ingin dia ikut program Bimbingan Belajar untuk menyiapkan diri satu tahun ke depan untuk ikut tes saringan masuk Perguruan Tinggi Negeri. Aku berharap adikku yang satu ini bisa membuktikan dirinya di mata keluarga bahwa adikku ini bisa menjadi orang yang bisa diandalkan dan jauh lebih sukses dari kakak-kakaknya. Dokter, itu harapan dan cita-citaku untuk seorang Yayah, entah terlalu banyak berharap atau tidak, tapi yang jelas andaikan Yayah bisa masuk Kedokteran, setidaknya itulah bentuk nyata manfaat ilmu yang selama ini dia dapat dari dunia pendidikan dan bisa diterapkan di lingkungan sekitar terlebih untuk keluarga sendiri. Semoga saja Allah memberikan jalan untuk cita-cita adikku ini.

 

“Dede, andaikan dede membaca tulisan ini, aa berharap dede bisa menggapai dan menaklukan cita-cita yang selama ini dede persiapkan.”


--
http://bahartea.blogspot.com

Monday, April 27, 2009

Ku Bersyukur

Beberapa hari lalu ada sms dari salah satu adikku "A si arul dititah belajar tara daek wae asal dititah malah ngambek ka emi jeung ya2h. Malah ayeuna mah meulian cincin2an anu gopean. Geus aya 3 cincin na."

Hmm. sedih sekaligus marah, mungkin itu ungkapan yang cocok untukku saat ini. Sedih karena dia memang sudah kehilangan figur kakak-kakaknya yang kini sudah mulai mencari jati diri masing-masing. Adikku ini memang terpaut jauh umurnya dengan adik-adikku yang lain. Buatku, anak bontot itu manja hanya sebatas mitos. Tapi membaca sms dari adikku ini, ternyata bukan masalah manja atau bukan, tetapi seberapa jauh orang-orang yang bersinggungan dengan arul ini berperan. Lingkungan dan cara bersosialisasi yang salah lah penyebab utama kenapa adikku ini cukup jauh melenceng dari kakak-kakaknya.

Tapi aku bersyukur memiliki adik-adik yang bertanggung jawab (secara tidak langsung), sampai-sampai adikku yang sedang kuliah di Politeknik ini menyempatkan menulis email untuk memberikan pandangan, saran tentang adikku ini. Berikut ini emailnya:


Pertimbangkan kembali….

 

Sebelum aa memutuskan untuk tidak menyekolahkan si arul, silahkan aa pikir kembali dampak apa yang akan diterima si arul jika dia diberhentikan sekolah?

1.       Dirumah tidak ada yang mengontrol si arul

2.       Penilaian lingkungan terhadap dia mungkin akan membuat dia merasa beda dengan yang lain.

3.       Selama dia diberhentikan sekolah, kegiatan apa yang akan dia lakukan selama mengisi kekosongan hari-harinya?

4.       Bisa jadi dia akan melakukan sesuatu yang nekat

5.        Ini yang paling penting, apa yang ada dipikiran emi kalo si arul diberhentikan sekolah sama saudaranya sendiri?

Poin 1 & 5 yang harus aa pertimbangkan lebih dalam lagi

waktu bambang dibentuk sama aa, pada waktu itu ada rasa benci, kesal, dendam sama aa. Rasanya ga enak jadi anak yang selalu dapat tamparan, selalu bersitegang dengan saudaranya sendiri, tinggal di rumah yang "broken home". Sejak SD – 2 SMA bambang punya pikiran seperti itu.

Setelah menginjak kelas 3 SMA, bambang renungkan kembali apa yang sudah didapatkan selama ini.

 Setidaknya bambang beruntung punya pengalaman pahit waktu dulunya, manfaat yang bambang rasakan bambang punya pola pikir yang beda ketimbang teman2, bambang lebih bisa bertahan hidup daripada teman2, mungkin kalo bambang dulunya ga dapat pengalaman itu bisa saja sekarang bambang ga bisa bertahan hidup sendiri.

Dulu bambang pernah menampar habis-habisan si arul waktu dia masih kecil Cuma karna dia cengeng.

Tapi setelah bambang menginjak kelas 3 SMA, bambang mencoba flash back semua kejadian waktu dulu. Bambang punya niat, "bambang ga bakal mendidik adik2 bambang dengan cara kekerasan seperti dulu bambang dapatkan, bambang yakin bisa merubah suasana dirumah menjadi lebih tenang dengan tidak ada kekerasan dirumah", itu niat bambang a…

Bambang berani nampar si arul kalo dia udah kelewat batas. Disaat bambang nampar, hati kecil bambang nangis a… rasanya miris, ga tega. Sampai sekarang bambang merasa berdosa sama si arul atas apa yang bambang lakukan sama si arul.

Tapi kenyataan berbicara lain a..

Kita sekarang tau si arul mendapat nilai hancur, berani melawan emi.

Sebelum kita menyalahkan si arul atau aa menyalahkan bambang & umi, coba kita pikir lagi kenapa dia bisa seperti itu.

Si arul berani melawan emi, mungkin dulunya kita2 pernah ngasih contoh di depan dia kalo kita pernah berbicara kasar sama emi. Si arul bisa berbicara kasar sama emi mungkin karna dulunya kita pernah berbicara kasar di depan si arul, sehingga sekarang dia mencontohnya.

Bambang pribadi ga setuju kalo si arul diberhentikan sekolah.

Kita semua tau aa yang pegang kendali dirumah, apapun yang aa bilang pasti orang rumah ga ada yang berani menentang karna hidup mereka ada ditangan aa.

Jangan sampai ada anggapan mentang2 aa yang menyuplai keuangan dirumah, aa jadi memutuskan sesuatu hanya sepihak.

Kalo aa memberhentikan si arul, mungkin si arul akan melihat sosok aa dimata dia jadi negative. Udah mah ga ada figure dirumah, aa malah memutuskan sesuatu hanya sepihak.

Bambang memikirkan kondisi emi, kondisi psikologis si arul.

Bambang ga mau antara adik2 aa jadi ada jarak sama aa karna mereka takut akan seorang sosok "aa".

Aa lebih tau, bambang yakin ada cara lain untuk membuat "shock terapi" selain memberhentikan sekolah si arul.

Itu hanya pendapat bambang, bambang mau aa bisa mempertimbangkan kembali keputusan aa.

Pasti ada keputusan yang lebih bijak , pasti ada cara lain yang lebih halus tapi "ngena" ke mental dia.

 



--
http://bahartea.blogspot.com

Monday, April 20, 2009

Here it is

Here It Is

Karena kesibukan sampai blog ini tidak terurus dan tidak pernah
diupdate. Ada banyak hal yang aku rasakan di awal tahun 2009 ini.
Alhamdulillah kini aku telah keluar dari predikat Jomblo. Saat ini
istriku tercinta, Perdanawaty atau biasa ku sapa dengan panggilan
'ade' ini merupakan karunia dari Allah untukku. Kenapa? Dua tiga tahun
ke belakang, aku seperti orang yang boleh dibilang 'kebakaran jenggot'
kejar sana-sini, cari sana-sini untuk mencari pasangan hidup. Semakin
dicari, ternyata semakin susah didapat.
Hari demi hari, bulan berganti bulan, sampai bilangan tahun pun
berganti, aku masih belum menemukan 'pendamping hidup' yang terbaik
menurut sudut pandang aku dan keluargaku di saat itu. Sampai akhirnya
aku merasa cukup lelah, aku merenung, berdoa dan pasrah sama Allah.
"Robb, aku bukan tidak berusaha untuk mencari pasangan hidupku, tetapi
sampai saat ini aku meminta kepadamu, untuk memilihkan seseorang yang
terbaik menurut-Mu belum juga menunjukan tanda-tanda. Aku
sangat-sangat yakin dengan kuasa-Mu ya Allah" Doa itu selalu aku pinta
di penghujung sholatku.
Akhirnya untuk kesekian kalinya aku mengagumi skenario Allah ini.
Suatu saat setelah aku selesai sholat di kantor, kebetulan aku jadi
Imam dan ada beberapa orang jadi makmum. Selesai berdo'a, aku
dikejutkan dengan pertanyaan salah satu makmum perempuan, Lina atau
tepatnya Carlina Agitha. Di kantor, aku memanggilnya "Dek". Singkat
cerita, di Mushola kantor lah Lina ingin memperkenalkan saudaranya.
Dengan waktu perkenalan dan masa penjajakan kurang dari satu tahun, ku
beranikan diri untuk melangkah ke arah pernikahan. Di tanggal 14
Desember 2009, satu momentum besar kujalankan, Menikah. Sampai aku
menulis blog ini sudah 124 hari atau 4 bulan 4 hari tepatnya aku
menjalani hidup sebagai seorang kepala keluarga. Sayang, doakan aa
agar bisa menjadi imam yang baik yah. Semoga Allah selalu menjaga kita
berdua. Mendengar omongan orang mungkin tidak pernah ada ujungnya.
Dulu waktu masih jomblo, orang dikantor selalu menyindir "mana cewek
lu har? Sama siapa sekarang". Dan sekarang disaat aku sudah menikah,
pertanyaan berikutnya yang sering terlontar dari teman-teman
disekelilingku "udah hamil belum istri lo? Istri udah isi har? Udah
berapa bulan har?" terkadang omongan orang ini masuk juga ke pikiran.
Memang sampai saat ini istriku belum hamil juga, ada memang keinginan
untuk bisa punya anak secepatnya biar di rumah tidak kesepian, tapi
siapa juga yang bisa melawan kuasa Allah. Aku pribadi berpendapat
mungkin istriku terlalu cape karena jarak tempuh Depok – Kantor sekali
jalan kurang lebih 36 km, dan naik motor pula. Saat ini, berbagai
usaha aku coba agar istriku tidak terlalu cape. Untuk berangkat kerja,
aku antar istriku sampai ke stasiun, pulang kerja baru barengan naik
motor. Tapi sekali lagi, aku dan istri hanya bisa usaha dan ikhtiar,
Kalau Allah memang belum mengijinkan istriku hamil, dengan cara apapun
tidak akan ada yang bisa melawannya. Saat ini aku dan istriku tercinta
hanya bisa berdo'a sambil tetap berusaha untuk bisa punya momongan
secepatnya, masalah hasil 100% aku serahkan kepada yang Maha Gagah,
Allah SWT.
Sisi lain, tidak terasa adikku Bahrul Maulana RS dia sudah kelas V SD,
rasa-rasanya baru kemarin dia masih kelas 3, tidak terasa waktu begitu
cepat berlalu. Adikku yang lain Yayah Andriyani, saat ini kelas 2 SMA,
yang artinya tahun depan dia sudah harus mempersiapkan waktu dan
tenaganya untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Aku berharap
dia jadi Dokter, setidaknya di antara adik-adikku yang lain ada lah
yang bisa mengerti tubuh ini dan penyakitnya. Aku ga muluk muluk
berharap penuh agar Yayah bisa jadi Dokter. Kalau aku banyak berharap
nantinya kejadian seperti taun lalu dimana adik-adikku tidak ada satu
pun yang bisa membuktikan mimpi dan cita-citanya (melenceng jauh dari
apa yang aku harapkan dan impikan) bisa terulang lagi. Makanya untuk
kali ini, biar Allah lah yang punya Hak Proregatif mau dibawa kemana
adik-adikku ini. Aku hanya sebatas menunjukkan jalan dan jadi
penyemangat untuk meraih cita-citanya.
Adikku yang lain pun, Umi Kulsum RS, saat ini dia menjalani
perkuliahan di Keperawatan Unjani. Cita-cita ini boleh jadi 1800
melenceng jauh dari apa yang adikku harapkan, syukur saat ini dia
termotivasi dari beberapa dosennya untuk bisa 'fight' dengan
perkuliahannya. Ada satu cita-cita luhur yang di inginkannya, yah
semoga saja Allah membimbing langkah dan kemantapan hatinya, Amiiin.
Ada kejadian yang lumayan membuat aku jadi kepikiran setelah aku
membaca sms dari kakak. Semenjak si Nai (panggilan untuk Umi) ini
pulang bareng dari Bandung setelah liat lahiran istri kakak, sampai
blog ini dibuat dia belum bersilaturahmi lagi ke rumah kakak, dia
lebih merasa nyaman tinggal di kosan ketimbang main ke rumah kakak.
Padahal dengan sering main ke rumah kakak, minimal ada banyak ilmu
yang bisa dimanfaatkan atau pun bisa jadi bekal perkuliahan dia. Hmm,
sampai hari ini pun aku ingin tau jawabannya, tapi adikku ini belum
bersedia memberikan keterangan sepatah kata pun kenapa sampai terjadi
hal itu.


--
http://bahartea.blogspot.com

Friday, February 1, 2008

Bambang, Kusayangkan Sifatmu

Tadi malam, ada diskusi by sms yang cukup panjang antara saya dan Kakak yang isinya tidak lain hanya untuk membahas salah satu Adik yang saat ini sedang menjalani kuliah di Bandung. Dia lah Bambang, seorang adik yang mencoba belajar memahami diri dan kemampuannya. Inilah kurang lebih isi SMS dari Kakak.
 
 
"Ke bejaan si ambang hirup kudu jujur jeung terbuka. Manehna lbh resep ngabeakeun ongkos keur balik drpd dtg ka imah, ka imah lamun aya perlu eta oge pasti di ongkosan, manehna embung sengsara naik angkot, pernah rek ka ciwidey ku siteteh dibere 100rb ka cimahi nyampeurkeun nyokot sepatu ngakuna dibere 50rb, ku aa dibere deui"
 
"Sieun karna teu asup akmil nyalahkeun aa, kabeh diimah nyalahkeun pdhl sibambng teu bs nanaon, rek kost teu carita ngakuna nganteur babatrn ujug2 menta lemari selimut galon alat mandi clana jero eta lewat sms teu dtg sorangan pdhl titah cicing di cimahi atau dibdg manehna sorangan apal kos dicmi can aya nanaona manehna menta teu sopan."
 
"Mimiti daftar geus kurang brt bdn, geus dititipkeun trus jasmani lari jeung postur kurang geus dibantu nepi ka Mental Ideologi ku aa diantepkeun da gampang asal bs jwb nu logis jeung teu tlbt Pki pasti lewat, ngmng ka aa cenah bs jawab singkat padat jelas, trnyata teu lulus.. Ka aa teu carita deui, Trnyata ngmng ka mang masim cenah manehna ditanya ku tim penguji ngaku lamun diurus ku lanceuk ti bdg, tim pasti nanya kukondisi fisik kurang bs lolos...pdhl sibambng diinterogasi ngaku. Awalna geus salah gaul jeung rasa ingin tauna kurang, rek daftar oge ku aa titah buka koran heula eta karna minimna pengetahuan, manehna nu rek daftar masa teu neangan informasi sorangan."
 
"Aa karak ngadenge ayeuna lamun gagalna krn cadel, mustahil MI nguruskeun suara cadel eta lain bagiana, eta urusan kesehatan.. Cadel sibambng teu 100% msh bts toleransi nu penting artikulasi jelas, lamun nyebt R jadi L eta karek cadl."
 
"Tadian aa moal ngmng ngan m.masim nanyakeun di m.bunin ku aa dicrtkn tnyata crtna sibambng kitu cenah."
 

"Kamari aa geus tlp ka imah mlmna disms AMBANG GEUS MAHASISWA AYA NANAON ULAH CICING, MUN MSH AYA PERLU SMS MOAL JD TUNGGUANEUN, ULAH NEPI AYA SMS KRN CILAKA. Karek bs mere kabar td eta oge krn bahar nelp jeung aa nelp+sms. Aa teu bs mere arahan jeung teu bs merhatikeun TLna krn tara ka imah, pernah diimah titah jmpt aa ka cmi teu daek alsn tiris TI DINYA AA RAGU KEKEMAMPUANA BS MANDIRI"

 

"Tdna aa niat siumi jd kowad tp matana minus 5. Hayang aa umi jadi bidan sakola dibdg supaya imah eta jd tmpt praktek, ke siyayah kuliah management rmh sakit keur ngelola lamun aya rejeki buat rmh bersalin. Mimiti asup aa sanggup tp semesteran 5jtan sieun teu kabyr"

 

"Sibambg teu cadel parah, loba nu siga sibambg malah r jd l sibambg msh bts normal."

 

"Lamun cara sibambg kitu wae moal bakal jd jelema, jelemana loba gengsi mbung cape mbung hese teu loba nanya lamun dihareupan iya iya tp pelaksanaana salah.."

 
Di saat diminta penjelasan, dia bilang akan dijelaskan di email, dan ini lah jawabannya.
 
aa kenapa bahas masalah akmil lg???
apa karena motor??
kalo masalah a bayu, sepertinya bambang ga harus ngejelasin lg.
bambang siap dipukulin sama aa, karna sosok aa yang bambang panut sangat bambang kagumi. tapi kalo a bayu yang marah, rasanya dia ga pantas marah.
bambang bohong sama dia???
apa selama ini dia jujur sama dirinya??
apa selama ini dia jujur sama keluarganya??
a bayu menilai bambang seperti itu seakan2 diri dia paling benar.
mungkin dia sms seperti itu apa cuma sebagai alibi dia supaya dia bisa dikatakan ikut membantu dalam biaya kuliah bambang???
bambang mengaku salah tentang sms yang aa  forward,
bambang sangat terima kalo aa marah, bambang siap dipukul, bambang siap ditampar sama aa, karena diri aa memang benar, ga seperti a bayu.
bambang sedang belajar memperbaiki diri sedikit demi sedikit,.......
maaf a, bambang bicara seperti itu bukan berarti bambang ga sopan, tapi itulah faktanya.
sekarang kalo sikap bambang kelihatan NEGATIF dimata a bayu dan aa, sekarang a bayu suruh instropeksi diri, apa diri dia sudah benar???
semenjak bambang tinggal dibandung, bambang sedang berusaha memperbaiki diri untuk tidak mengecewakan aa, tapi masalah a bayu yang kecewa, mungkin BAMBANG DAN BAYU mempunyai kesamaan sifat.
semenjak dari ciwidey, bambang ga bisa melakukan aktifitas secara maksimal, karna penyakit yang ga bambang kira.
waktu bambang ngambil jaket, bambang juga ga ikut acara disiksanya, karna fisik bambang ga boleh terlalu capek,....
itu penjelasan dari bambang.
bambang minta maaf kalo bambang ga sopan, tapi isi email diatas itulah menurut pemikiran bambang.
bambang tunggu balesannya.................        
 
Diskusi ini menjadi agak panjang karena jadi bias membahas kepribadian sang adik ini. Sebetulnya, masalahnya sangat kecil, hanya gara-gara Adik ini diberi amanah untuk mengembalikan motor yang dipinjam untuk dikembalikan tapi sampai hari senin belum ada berita juga. Tentu saja, saya dan kakak pun khawatir, kemana sang Adik ini. Bukan apa-apa, kekhawatiran kita berdua kebetulan sama, takut kalau-kalau adik ini celaka di tengah perjalanan, tapi tidak memberitahukan kabar karena takut kena marah atau omel dan dia coba berusaha perbaiki motor itu sampai selesai baru dikembalikan ke Kakak.
 
Permasalahannya, adik satu ini padahal punya HP. Apa susahnya untuk memberitahu lewat SMS (takut kalau telepon mahal). Bahkan kalau seandainya pulsa pun habis, apa salah juga minta pulsa ke temen-temennya hanya untuk satu kali SMS dan memberi kabar. Menganggap remeh, menggampangkan satu masalah mungkin ini kata yang paling cocok untuk menggambarkan seorang Adik ini. Bagi dia saat itu mungkin tidak menjadi masalah karena baik-baik saja. Tetapi Saya dan Kakak menjadi cukup stress dibuatnya karena takut terjadi sesuatu di perjalanan. Tapi saya berfikir balik, apa dia sempat berfikir jadi pikiran atau tidak bagi saya dan kakaknya.

Sedikit cerita ini sengaja di upload untuk Bambang, biar jadi bukti bahwa kita sebagai kakak dari Bambang memang peduli. Semoga dengan kejadian ini, bisa membuat Bambang menjadi lebih dewasa dalam bersikap, berfikir dan berbuat.

Uploaded On Friday, 1st February 2008
 
 

About Me

Satu di antara makhluk-Nya yang ingin menjalani hidup dengan "kemandirian"